AKS- AKK Gelar Cipta, Lomba Disain Busana dan  Fruit Carving

Pemberian sejumlah hadiah diberikan kepada juara lomba lomba disain busana dan carving dalam Gelar Cipta yang di gelar AKS-AKK Yogyakarta

Yogyakarta, ElsindoNews,-Menarik dan spektakuler, itulah kesan  ketika menyaksikan  penampilan mahasiswa Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK Yogyakarta,dalam  Gelar Cipta Mahasiswa  dan penyerahan kejuaraan  dan memperebutkan  trophy  lomba disain  busana dan  fruit carving di  Jogja  City Mall, Yogyakarta (23/6/2019).

Sebuah lembaga pendidikan tinggi yang mempunyai  Program Studi  Tata Boga, Tata  Busana dan Tata Rias.Kepiawaian mahasiswa di atas stage dalam Gelar Cipta ditampilkan sebagai upaya  menarik  calon mahasiswa memacu kreativitas dalam karya-karya  nyata secara apik.

Dipilihnya  Gelar Cipta, di luar kampus, sebagaimana diungkapkan, Direktur Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta, Dra. Prihatin Saraswati,  mempublish lebih jauh keberadaan Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta dan  karya-karya mahasiswanya di kalangan   masyarakat luas.

Beberapa karya mahasiswa yang ditampilkan diantaranya, peragaan busana,  demo sanggul recycle,fashion show,tata rias, dance performance,singer performance, beauty class dan berbagai lomba disain,lomba caving.“ Kami ingin mengenalkan kepada  masyarakat luas di Yogyakarta ada  sekolah  vokasi AKS-AKK yang mempunyai 3 prodi Tata Boga, Busana dan Tata Rias yang lulusannya kami bekali skill dan siap bekerja,   atau membuka usaha sendiri,apalagi bekerja sama dengan  orang lain,”ungkap Dra. Prihatin Saraswati disela-sela Gelar  Cipta.

Ditambahkan, dalam lomba tersebut memperebutkan Trophy, uang pembinaan,sertifikat adapun hasil lomba  fruit carving,lomba disain busana pesertanya tidak saja berasal dari DIY, dari  hasil  penilaian lomba  fruit carving(ukir buah) Juara I  Irfan  Nurdiansyah SMK N  Sewon,II. Rizal Tri H  SMKN Sewon, III  Sarimatul Afidah  AKS-AKK. Lomba  disain Busana Juara I  Naura Alma (SMK N I Depok)  II. Puput Aridhijayati  (SMK Yogyakarta),III. Yulia Syariah ( SMK Ngaren  Boyolali).

Tahun   akademik  2019-2019 Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Jl. Nitikan Baru  69 Yogyakarta membuka pendaftaran mahasiswa baru Jalur PMDK 21 Januari –  6 April 2019,  Gel.  1  April  – 6 Juli  2019, Gel. 2 :  8 Juli s/d 2 September  2019. Persyaratan brosur dapat dilihat di kampus setempat setiap hari jam kerja. Dyan/Isan R

AKS-AKK Jalin  Kerja Sama RSA UGM

Penanda tangan MoU antara AKS AKK dengan RSA UGM

Sleman,Elsindonews,-Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta sebagai  lembaga pendidikan yang mengemban tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni  pendidikan  dan pengajaran,penelitian dan pengembangan, pengabadian kepada masyarakat.Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan  mahasiswa.Terlebih menghadapi persaingan dan penguasaan tehnologi.

AKS AKK mengadakan MoU dengan  Rumah Sakit Akademik Univeristas Gadjah Mada (RSA UGM),kerja sama dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuaan. Hal tersebut diungkapkan, Direktur AKS-AKK Dra.Prihatin Saraswati,M.A yang didampingi Pembantu Direktur I  Bidang  Akademik dan Ketua  Praktik  Industri Nur  Wahyuni, S.Pd.,M.Pd disela-sela pelaksanaan MoU yang berlangsung  dalam rangka HUT RSA UGM ke 7 di Jl. Kabupaten(Lingkar Utara),Trihanggo, ,Gamping, Sleman,Yogyakarta. (3/2/2019).

Ditambahkan, Nur Wahyuni kepada sejumlah awak media, dalam rangka  pelaksanaan Tri  Darma Perguruan Tinngi, khususnya pelaksanaan  Praktik Industri prodi  Tata Boga semester 6 di bagian  Instalasi  Gizi RSA UGM. Di samping itu, dalam MoU tersebut,  dapat digunakan  untuk melakukan penelitian dosen maupun mahasiswa,khusus yang terkait  dengan Gizi Rumah Sakit dan masalah kesehatan.

Kerja sama AKS AKK dan RSA UGM untuk keperluan mahasiswa praktek Industri,terutama di bagian Gizi RS, karena  saat ini, AKS-AKK  dalam rangka mengembangkan sayapnya khusus  dalam pengembangan di bagian Gizi Rumah Sakit. Untuk  yang pertama rakering, kedua   pihak RSA UGM memasukkan  karyawan di AKS AKK khususnya prodi Tata Boga. Karena sesuai  dengan Peraturan Gizi rumah Sakit (PGRS) sekarang harus lulusan D3 yang bisa pengadaan Gizi  di RS  “ Dulu yang memasak SMK sekarang tidak boleh,  harus  D3, ini merupakan peluang  bagi AKS-AKK untuk lebih banyak kesempatan  untuk mengembangkan,” ungkap Dra. Prihatin Saraswati, M.A,

“ Harapan kami dengan MoU tersebut dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak.Apa yang bisa dikaji dari RSA UGM untuk pengembangan akademi, dalam proses belajar mengajar.” imbuh.

AKS-AKK memasuki tahun akademik,  2019-2020, sebagaimana disampaikan Nur Wahyuni,S.Pd.,M.Pd, AKS AKK yang memiliki Prodi Tata Boga,Tata Busana,Tata Rias  dan pendidikan  profesi chef yang ditempuh   selama  1 tahun.AKS AKK berkampus di Jalan Nitikan 69 Yogyakarta siap menerima mahasiswa baru tahun Akademik  2019/2020 mulai  21 Januari  s/ 2 Sept. 2019.Syarat pendaftaran dapat dilihat di kampus AKS AKK.  Isan R

 

AKS AKK  Launching Pendidikan Profesi Chef ACA

 

Direktur AKS-AKK Dra. Prihatin Saraswati,MA
bersama Presiden ICA ,instruktur dalam launching pendidikan profesi chef.(foto:isan r)

Yogyakarta, Elsindonews,-Pendidikan pelatihan program profesi chef pendidikan ditempuh  1 tahun,yang mata kuliahnya masak-memasak, oriental, koninental, Food &Beverage Service skill, Menu Management &  Food Coasing , metode  pengolahan  Pastry, EO F & B,Publik speking, On The Job Training, dengan perbandingan teori  20 persen 80 persen  praktek.

Hal tersebut  disampaikan Direktur AKS –AKK  Dra. Prihatin Saraswati,MA  disela-sela  launching  Pendidikan pelatihan  Profesi Chef AKK Culinary Art (ACC) di Kampus  AKS “AKK” Jalan Nitikan  69 Yogyakarta,Rabu(12/12/2018)

Menurutnya, tahap awal akan menerima  30 -40 mahasiswa yang disesuaikan dengan kapasitas peralatan di laboratorium.Peserta masyarakat umum helper di hotel yang belum mendapat status chep,kedua  mahasiswa AKS-AKK yang sudah menempuh semester 5 dan 6   boleh mengambil peminatan chef. Mahasiswa Diploma 3 mendapat 2, yakni D3 AKS-AKK dan   sertifikat BNSP.

Launching dimeriahkan dengan  peragaan busana oleh mahasiswa Tata Busana, make up  ditangani Prodi  Tata Rias, serta  berbagai  stand kuliner dan  stand sponsor Tepung Terigu Bungasari.Berangkat dari dukungan dan  banyaknya masukan, AKS-AKK menjawab tantangan dengan  membuka program pendidikan profesi Chef ACA yang ditempuh dalam satu tahun,    6 bulan teori praktek di kelas dan 6  bulan On The Job Training industri.

Ditambahkan, tenaga pengajar selain dari  Tata Boga AKS AKK, instruktur  Presiden ICA,Ketua IFBEC,Ketua  APJI, praktek  kuliner. ACA memiliki keunggulan di bawah  supervisi Presiden ICA, Chef-chef  berpengalaman, metode pembelajaran  hands and  coking, dan  kurikulum  mengacu  KKNI dan kebutuhan Dunia Usaha  dan Dunia Industri (DUDI).

Pendidikan  profesi chef  memiliki visi dan misi menciptakan pendidikan dan pelatihan  di bidang kuliner dengan didukung    tenaga pengajar handal dan  professional. Menghasilkan  SDM profesional  dengan mengembangkan  teknik. Menetapkan  hasil  pelatihan  sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan  dunia  usaha  menjunjung    etika  bisnis. Menghasilkan  lulusan  yang memiliki jiwa  wirausaha berwawasan  internasional.  aniek sri wahyani/isan riyanto

 

 

 

AKS AKK Adakan  Seminar International 

Seminar International menampilkan narasumber dari Malaysia berlangsung di Kampus AKS-AKK Yogyakarta.(foto:Wag)

Yogyakarta, Elsindonews, Edupreneurship adalah seseorang  yang mampu  mengatur dan mengelola  sebuah lembaga  perguruan tinggi dengan inisiatif,inovasi dan resiko. Seorang  pemimpin edupreneurship, mampu bertindak  sebagai agen perubahan, tanpa pamrih,membawa budaya baru  dengan penuh keyakinan,mendukung  pengambilan resiko, belajar terus,dan bersedia berinvestasi dan memanfaatkan sumber daya  yang ada.

Hal tersebut, disampaikan Dr. Tri Kuat,M.Pd (Kaprodi  Magister Pendidikan Guru Vokasi –UAD) dalam seminar International dengan tema:  Developing  Vocational Education Training Toward The Profesional Edupreneurship for Facing Industrial Revolusition 4.0. menampilkan nara sumber,  Assoc.Prof.Dr.Mohamed Nor Azhari Azman (Deputy Dean (Research an Innovation –Universiti Pendidikan Sultan  Indris,Malaysia), Dr.Arman  Shah  Abdullah (Dept.Engineering technology faculty pf technicaland educational Universiti Pendidikan Sultan  Indris, Malaysia) di  Kampus AKS AKK Jl. Nitikan 69, Yogyakarta.(5/12/2018).

Menurutnya,orientasi lulusan  pendidikan  kejuruan/vokasi bekerja  berwirausaha.Pembelajaran kewirausahaan,  diimplementasikan dalam berbagai bentuk metode pembelajaran  berbasis  produksi dan bisnis.Membangun  edupreneurship menuntut  perubahan, visi  manajemen lembaga dan budaya kerja organisasi.  Edupreneurship memerlukan  dukungan manajemen organisasi yang lebih  fleksibel terhadap perubahan.

Sementara itu, Direktur AKS-AKK Yogyakarta Dra. Prihatin Saraswati, menyatakan tantangan  ke depan AKS-AKK  agar tidak ketinggalan  dalam dunia  vokasi, pihaknya  mempersiapkan para lulusan  AKS-AKK agar mampu menjawab tantangan yang kian berkembang. Ke depan perkembangan vokasi  ke depan seperti apa.

“Keinginan  melihat  seberapa jauhkah, perkembangan  vokasi di luar negeri, setelah selesai seminar  international tidak  mandeg MoU,tetapi kita akan  menyesuaikan kurikulum utama edupreneurship teaching factory “ ungkap Prihatin Saraswati di sela-sela seminar. Wag/Isan