AKS- AKK Gelar Cipta, Lomba Disain Busana dan  Fruit Carving

Pemberian sejumlah hadiah diberikan kepada juara lomba lomba disain busana dan carving dalam Gelar Cipta yang di gelar AKS-AKK Yogyakarta

Yogyakarta, ElsindoNews,-Menarik dan spektakuler, itulah kesan  ketika menyaksikan  penampilan mahasiswa Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK Yogyakarta,dalam  Gelar Cipta Mahasiswa  dan penyerahan kejuaraan  dan memperebutkan  trophy  lomba disain  busana dan  fruit carving di  Jogja  City Mall, Yogyakarta (23/6/2019).

Sebuah lembaga pendidikan tinggi yang mempunyai  Program Studi  Tata Boga, Tata  Busana dan Tata Rias.Kepiawaian mahasiswa di atas stage dalam Gelar Cipta ditampilkan sebagai upaya  menarik  calon mahasiswa memacu kreativitas dalam karya-karya  nyata secara apik.

Dipilihnya  Gelar Cipta, di luar kampus, sebagaimana diungkapkan, Direktur Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta, Dra. Prihatin Saraswati,  mempublish lebih jauh keberadaan Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta dan  karya-karya mahasiswanya di kalangan   masyarakat luas.

Beberapa karya mahasiswa yang ditampilkan diantaranya, peragaan busana,  demo sanggul recycle,fashion show,tata rias, dance performance,singer performance, beauty class dan berbagai lomba disain,lomba caving.“ Kami ingin mengenalkan kepada  masyarakat luas di Yogyakarta ada  sekolah  vokasi AKS-AKK yang mempunyai 3 prodi Tata Boga, Busana dan Tata Rias yang lulusannya kami bekali skill dan siap bekerja,   atau membuka usaha sendiri,apalagi bekerja sama dengan  orang lain,”ungkap Dra. Prihatin Saraswati disela-sela Gelar  Cipta.

Ditambahkan, dalam lomba tersebut memperebutkan Trophy, uang pembinaan,sertifikat adapun hasil lomba  fruit carving,lomba disain busana pesertanya tidak saja berasal dari DIY, dari  hasil  penilaian lomba  fruit carving(ukir buah) Juara I  Irfan  Nurdiansyah SMK N  Sewon,II. Rizal Tri H  SMKN Sewon, III  Sarimatul Afidah  AKS-AKK. Lomba  disain Busana Juara I  Naura Alma (SMK N I Depok)  II. Puput Aridhijayati  (SMK Yogyakarta),III. Yulia Syariah ( SMK Ngaren  Boyolali).

Tahun   akademik  2019-2019 Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Jl. Nitikan Baru  69 Yogyakarta membuka pendaftaran mahasiswa baru Jalur PMDK 21 Januari –  6 April 2019,  Gel.  1  April  – 6 Juli  2019, Gel. 2 :  8 Juli s/d 2 September  2019. Persyaratan brosur dapat dilihat di kampus setempat setiap hari jam kerja. Dyan/Isan R

Keluarga Besar PPKS Adakan Silaturahmi Dan Syawalan di Yogyakarta

Silaturahmi & Syawalan KB PPKS di Yogyakarta

Sleman, ElsindoNews,-Silaturahmi dan Syawalan Keluarga Besar Perhimpunan Pensiunan Krakatau  Steel (PPKS) Cabang  Daerah  Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, digelar  masih dalam suasana merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 di  Srawung  Resto & Kopi  Jl.  Cangkringan   KM 2,Tirtomartani, Kalasan, Sleman.(22/6/2019).

Syawalan temu kangen KB PPKS dengan tema : Silaturahmi dan Halal Bihalal, menjadikan kita Rukun  dan  di Ridhoi Allah SWT, dihadiri para pensiunan , berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kekerabatan setelah puluhan  tidak bertemu.

Sekjen PPKS,  ditemui disela-sela Silaturahmi dan Syawalan menyatakan, sampai saat ini jumlah pensiunan  sebanyak 7163 orang purna tugas yang tersebar diberbagai kota di Indonesia.  Berbagai program kepedulian  PPKS diantaranya dengan membantu masalah kesehatan, santunan kepada  pensiunan.

Dipilihnya, DI Yogyakarta sebagai  ajang silaturahmi, di samping suasana alami,nyaman. “Ada beberapa pensiunan tidak bisa  hadir, namun  tidak mengurangi  makna silaturahmi mungkin sibuk bahkan ada yang sedang sakit, mari kita doakan semoga lekas sembuh,” ungkapnya.

Sementara itu, tausyiah disampaikan,Slamet Darmanto, S.Pd  yang juga anggota Himpunan Pramuwisata Indonesi, Halal bihalal tidak terlepas dari Idul Fitri, yaitu bulan  Ramadhan, mengharapkan  supaya terhapus  dosa, barang siapa melakukan puasa di bulan Ramadhan akan  dihapuskan dosa.

Allah SWT menjanjikan, kemudahan dan pahala  bagi siapa  yang memperpanjang tali  silaturahmi dan memudahkka urusan. Janji Allah tertuang dalam  sabda diriwayatkan  Abu Hurairah, barangsiapa  yang suka  dilapangkan rezekinya, dan dipanjangkan umurnya hendaklah menyambung tali  silaturahmi. Acara diakhiri dengan berjabat tangan, dan  sesi foto bersama. Jujuk/Bagong/Isan R

 

Gubernur  DIY  Resmikan Sleman City Hall: Kembangkan  UMKM

Pembukaan dan peresmian Pusat Belanja Sleman City Hall, ditandai kilatan kembang api mewarnai langit Sleman.

Sleman,ElsindoNews,-Malam itu langit udara  Sleman diwarnai kilatan warna warni kembang api menandai diresmikan ,  Sleman City Hall (SCH) yang terletak di jalan Magelang KM 9,6  Denggung,  Tridadi, Sleman,  DIY .Pembukaan oleh  Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X,Sabtu(21/6/2019).

Dalam sambutan pembukaan Sleman  City Hall Gubernur DIY Sri Sultan  Hamengku Buwono X menyatakan potensi  pasar retail Indonesia, tahun ini melambat dibandingkan tahun  1990 an, terjadi sejumlah brand  seiring melambat pertumbuhan ekonomi, meski  pertumbuhannya  diperkirakan tetap  naik 10 %  tahun lalu. Nilai penjualan tahun 2018,  menurut data Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia, mencapai 233 triltun.

Menurutnya, keberadaan pusat perbelanjaan system modern, Sleman  telah menjadi sarana penjualan produk kebersihan, tata ruang yang bagus dan nyaman, udara yang bersih dan sejuk serta area parkir yang luas.   Menarik konsumen untuk berbelanja sambil berekraeasi, menjadikan retail modern kian diminati pemasok. Dengan diskon besar sehingga bisa menjual barang yang sama, dengan harga  yang lebih murah. Tetapi harus tetap dijaga bersama, agar tidak terjadi praktek  dumping dengan menjual barang jauh diluar  harga pokok.

Hadirnya pusat perbelanjaan tidak hanya  Malioboro Mall, Galeria Mall dan beberapa pusat perbelanjaan lainnya, pasca 2013 berdiri beberapa pusat perbelanjaan menambah  tensi  persaingan  dunia retail. Sebut saja  Jogja City Mall tahun 2014.Sleman City  Hall,  menghadirkan tenat  unik dan  variatif. Seperti  Ramayana Prime,Cinema XXI, Superindo, Progo, Ace Hardware & Informa, Sleman Phone Market.

Rupanya  menarik  perhatian public Jogja dan sekitarnya, Sleman City Hall seluas 43.461  meter dibangun tidak di tengah kota, melainkan di pinggiran  jalan Magelang. Bangunan megah  di perbatasan  Magelang dan  DIY (Sleman),  kawasan pinggiran  tahun 2018 telah selesai dibangun oleh PT Garuda Mitra Sejati, pengelola  Jogja City Mall dan The Rich Jogja Hotel.

Grand Opening Sleman City  Hall, dimeriahkan tarian  dari Pemkab  Sleman,  Jember  Fashion  Carnival. Grand Show Anne Avantie “Sleman  Dari Mata  Turun  Ke Hati, menampilkan  Lea Simanjuntak, Libero,Endah  Laras, Trio  Limbok, Caesar, Chica Jessica, Putri Indonesia 2016 sd 2019,Model  Jakarta , Bali, Surabaya, Semarang dan Jogja. Aniek Sri Wahyani/Isan R

Rapat Kolaborasi Dilkumjakpol Plus:   Sinerginitas Antar Penegak Hukum

Kakanwil Kemenkumham DI Yogyakarta, Krismono saat memaparkan penegakan hukum dalam Rapat Kolaborasi Dilkumjakpol Plus.

Yogyakarta,ElsindoNews, Rapat Kolaborasi Dilkumjakpol plus dimaksudkan  untuk mewujudkan harmonisasi ,  keterpaduan  koordinasi antar  instansi terkait  penegakan hukum dan HAM dalam ketatalaksanaan  system peradilan pidana  dengan mengedepankan  perlindungan  HAM dan  pemenuhan  rasa keadilan  masyarakat DIY.

Hal tersebut disampaikan,  Kakanwil Kemenkumham DIY  Krismono, dalam Pembukaan  Rapat Kolaborasi Dilkumjakpol Plus, di Aula Kanwil Kemenkumham Jl. Gedong Kuning 146 Yogyakarta. (20/6/2019). Rapat dengan tema :  Sinerginitas  Aparat  Penegak Hukum,Pemerintah Daerah  dan Ombudsman untuk Mewujudkan  Zone Integritas  Menuju  WBK/WBBM di DIY  tahun 2019.” Rapat yang dihadiri  jajaran Pengadilan,  Kejaksaan, Kepolisian, Kemenkumham, BNN, Ombudsman,Biro Hukum,Korem  072/Pmk, dan jajaran Kodim.

Menurutnya, beberapa masalah seperti  pemanggilan sidang  yang masih tersendat.Hal ini  bisa  diantisipasi  dengan berkoordinasi  melalui  media elektronik, yang lebih  efektif dan efisien  dibandingkan dengan   surat   konvensional yang tentu memakan  waktu dalam penyampaian.

Terkait, penitipan benda sitaan dan barang rampasan perlu disesuaikan  UURI No.  tahun  1981 dan peraturan  sinkronisasi ketatalaksanaan  system pengelolaan basan dan baran.Dokumen keimigrasian perlu adanya  ketentuan  khusus  yang mengatur  penyimpanan  dokumen WNA yang sedang  dalam pembinaan Lembaga Pemasyarakatan.

“ Ada 9  WNA yang tengah menjalani pidana di lapas/rutan, dokumen keimigrasian hilang, apakah hilang pada waktu penyidikan, penangkapan,  tidak memiliki, atau sengaja  dihilangkan, ini yang harus  kita bahas bersama,  sehingga ke depannya tidak menimbulkan masalah begitu dibebaskan tetap memiliki  dokumen,” ungkap Krismono  yang  baru  6 bulan  menjabat Kakanwil Kemenkumham.

Ditambahkan,untuk  menciptakan  zone  integritas dan mewujudkan  predikat WBK/WBBM di DIY, kita  akan mengevaluasi  pelaksanaan penegak hukum, dengan tidak mengurangi kewenangan dan tanggung jawab  masing-masing instansi, dengan  prinsip menyamakan  persepsi antar penegak hukum dalam ketatalaksanaan system peradilan pidana  yang berpihak pada keadilan  masyarakat dan HAM.

” Kami berharap dengan  Rapat akan membuahkan hasil yang memuaskan, yakni solusi penanganan masalah hukum yang mengutamakan azas keadilan ” ungkap Krismono. Dyan/Isan R

 

 

Korem 072/Pmk : Uji Kesamaptaan  75 Calon Taruna STIN TA 2019/2020

Sebanyak 75 Taruna /i STIN tahun akademi 2019/2010 menjalani tes kesamaptaan di Lapangan Yonif 403/WP Kentungan, Sleman, Yogyakarta.

Sleman, Elsindonews,-Sebanyak 75 calon Taruna Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) TA 2019/2010 ikuti uji kesamaptaan  yang diadakan  Korem 072/Pmk , Tim Jasrem 072/Pamungkas dipimpin Kajasrem Kapten Inf Suwito. Hadir Tim Supervisi Disjasad Letkol Inf Eko Saputro, Pasi Pers Rem 072/Pmk Mayor (Inf)  Ambar Tjahjana, Tim panitia seleksi STIN dan Tim Jasmani Korem 072/Pamungkas, di lapangan Yonif 403/Wirasada Pratista,Kentungan, Sleman.(Kamis(20/6).

Tes Kesempatan Jasmani, sebagaimana diungkapkan Kajasrem (Inf) Suwito tes merupakan salah satu persyaratan untuk dapat menjadi Taruna/i STIN, karena Taruna/i STIN diharapkan mempunyai kemampuan fisik yan prima dalam mengikuti kegiatan perkuliahan nantinya.

Menurutnya, sebelum dilaksanakan kegiatan kesempatan jasnani, Calon Taruna/i STIN terlebih dahulu melakukan pengecekan kesehatan yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan dari Denkesyah 04.04.02 Yogyakarta untuk mengetahui kondisi kesehatan calon Taruna/i  terutama pengecekan tekanan darah dan denyut nadi, hal ini untuk menghindari hal-hal yang fatal dalam pelaksanaan tes kesemaptaan.

Tes kesamaptaan dilaksanakan secara selektif kepada 75 calon ( 36 putra, 38 putri). Seleksi Kesamaptaan ini meliputi, Kesegaran A lari 12 menit, Kesegaran B1 Pull up/Cenning, Kesegaran B2 Sit Up/Modifiet Sit Up, Kesegaran B3 Push Up/Modifiet Push Up, Kesegaran B4 Suttle Run, Tes Postur Tubuh, dan Tes Renang Dasar 25 Meter. Kur/Isan R

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-23 di Kulon Progo

Senam masal lansia,pemeriksaan kesehatan gratis, dan bantuan memperingati Hari Lansia Nnasional ke 23 tingkat DIY dipusatkan di Kulon Progo.

Kulon Progo, ElsindoNews,-Hari Lansia Nasional(HLN) ke-23 dengan tema  “Lanjut Usia Mandiri, Sejahtera dan Bermartabat”, yang diselenggarakan  Dinas Sosial DIY di Kawasan Wisata Laguna Pantai Glagah, Temon, Kulon Progo.(1/6/2019).

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Ir. Arofah Nur Indriani, M.Si (Asisten Pemberdayaan Sumberdaya Masyarakat Pemda DIY),menyatakan hari lansia diperingati sebagai  wujud  dari kepedulian dan penghargaan  terhadap  orangtua  lanjut usia. Indonesia  memasuk   usia lanjut kian meningkat.

Hadir dalam acara tersebut Drs. Untung Sukaryadi, M.M. (Kepala Dinas Sosial DIY), AKBP Andreas Heri, S.I.K. (Wadir Polair Polda DIY), Dandim 0731/Kulon Progo diwakili Kapten Inf Rismanto (Danramil Temon), Kapolres Kulon Progo diwakili Kompol Setyo Hery Purnomo, SH. (Kapolsek Temon), Marliyus, MS., SH., MH,serta  tmu ndangan lainny.

Dalam acara tersebut  diadakan pemeriksaan kesehatan gratis,   senam massal lansia dan lintas generasi, pengundian doorprize dan  lomba wiru jarik, memakai dan gulung stagen lansia, penyerahan secara simbolis bantuan kepada  lansia.Dan dimeriahkan dengan penampilan kesenian tradisional Angklung dari Wiroyudan Yogyakarta. Krn/Isan R

Syawalan Balai Besar Veteriner Wates

Syawalan BBV Wates dihadiri sejumlah tamu undangan yang melibatkan seluruh jajaran pensiunan BBV Wates.

Kulon Progo, ElsindoNews,-Syawalan Pegawai Balai Besar Veteriner (BBV) Wates, dengan mengambil tema : “Dengan Semangat Halal bil Halal Kita Tingkatkan Tali  Persaudaraan Dalam Mengemban  Amanah Sebagai Abdi Negara dan Masyarakat”,  di Aula Balai Besar Veteriner(BBV) Wates, Jln. Jogja-Wates km 27, Gunung Gempal, Giripeni, Wates, Kulon Progo.(17/6/2019).

Hadir dalam acara tersebut dr. Lestaryono, M. Kes (Staf Ahli Kemasyarakatan dan ESDM Kabupaten Kulon Progo), Drh. Bagoes Purmadjaja, M.Sc., (Kepala Balai Besar Veteriner  Wates), Dandim 0731/Kulon Progo diwakili oleh Kapten Sumarjan (Danramil 01/Wates) dan Pensiunan BBV Wates.

Dalam sambutan Kepala BBV Wates, Drh. Bagoes Purmadjaja, M.Sc., menyampaikan tujuan diadakan disamping memupuk  saling silaturahmi dan meningkatkan  rasa persaudaran di antara kita. Sehingga dalam  menjalankan tugas  dapat berjalan lancar. Harapan ke depan, BBV  Wates   menjadi rumah  sakit rujukan  hewan.

Sementara  itu,  dalam sambutan dr. Lestaryono, M. Kes menyampaikan ucapan atas nama pribadi dan seluruh tamu undangan juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M, minal aidzin wal faidzin, semoga Allah SWT memaafkan segala kesalahan.Acara berlangsung penuh kekeluargaan.Dan diakhiri dengan  saling bersalaman salam menikmati sajian yang di sediakan Balai Besar Veteriner(BBV) Wates.Krn/Isan R

Rakornas  Pemantapan Kemitraan Penugasan Mutu Praktik  Kedokteran

Pembukaan Rakornas KKI ditandai dengan pemukulan gong di Sahid Jaya Hotel dan Convention, Yogyakarta .|foto : Isan R|

Yogyakarta, Elsindonews,-Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) sebagai  lembaga negara independen,mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden,dan tujuan utama untuk   bagaimana  melakukan perlindungan masyarakat terhadap praktek  kedokteran yang dilakukan  dokter dan dokter gigi.

Hal tersebut disampaikan Prof.Dr.dr. Bambang  Supriyatno, Sp.A(K)  disela-sela  Rakornas Konsil  Kedokteran Indonesia (KKI) dengan  tema : Pemantapan Kemitraan  dalam  Pengawalan  Mutu Praktik  Kedokteran sebagai  Upaya  Perlindungan Masyarakat”, di  Hotel  Sahid  Jaya,  Yogyakarta  (16-18/6/2019).

Rakornas  di ikuti 136 peserta terdiri dari Kemenristek,Dikti, Kemenkominfo, Dinkes Prop/Kab/Kota, Persi, ARSPI, ARSADA AIPKI, AFDOKGI, Institusi  Pendidikan Kedokteran/Kedokteran Gigi, Kolegium, IDI,PDGI   Pengurus Besar  Wilayah dan Cabang, Fasilitas  Kesehatan,  Ormas pemerhati  kesehatan,KKI, MKDKI dan sekretariat KKI.

Menurutnya, diselenggarakan  pertemuan  seperti diungkapkan,  Bambang  meningkatkan kemitraan dalam pengawalan mutu praktik  kedokteran sebagai  upaya perlindungan masyarakat melalui  akuntabilitas pemangku  kepentingan agar terjaga.Terciptanya  koordinasi  dan sinergi  antar pemangku  kepentingan  terkait praktik  profesi  dokter dan dokter  gigi  sesuai  lingkup tugas. Meningkatkan  kemitraan  dengan masyarakat.

“KKI tidak bisa bekerja sendiri, bekerja sama dengan Menteri Kesehatan,organesasi profesi,kolegium dan  ingin masyarakat cerdas mensikapi praktik kedokteran,diakui ada tenaga asing  yang sudah masuk di Indonesia,terus terang KKI belum memberikan perizinan, sampai saat  yang mengeluarkan izin Kemenkes dan KKI ” ungkap.Jumlah anggota KKI  17 terdiri  7 dokter,7 dokter gigi dan  3 tokoh masyarakat.

Sementara itu, disinggung masalah dampak laporan  keuangan  BPJS tahun 2018 menunggak.  Dr.Kuat  Sri Hudoyo, M.Si  staf  Ahli  Bid. Hukum  Kemenkes RI, menyatakan diakui dampaknya ada, meski  dalam batas  karena   penundaan  dan keterlambatan,tapi  belum  sampai mengganggu dan masih dalam batas-batas aman. “ Tunggakan karena  prosedur, tidak mungkin kita mangajukan klaim  kemudian langsung bisa dibayar perlu verifikasi, namun tetap aman.” pungkas Kuat. Aniek SW/Isan R

WARA Yogyakarta  Adakan Halal Bihalal

Sesi foto bersama seusai Halal Bihalal yang diadakan WARA Yogyakarta di Wisma Adi Sucipto, Yogyakarta.

Yogyakarta,ElsindoNews,-Sebagai anggota WARA Yogyakarta mempunyai tanggung jawab  dalam setiap menjalankan tugasnya, penugasan tersebut hendaknya dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan administrasi yang lengkap.

Hal tersebut, disampaikan Pakor WARA Yogyakarta Letkol Kes Dra. Yuni R,MM dihadapan Pengurus Baru WARA periode,yang berlangsung  di  Wisma Adi Lanud Adisucipto Yogyakarta(14/6/2019).Acara yang dihadiri  sebanyak 160  anggota  WARA.

Menurutnya, sebagai anggota Korps Wanita Angkatan Udara (WARA) Yogyakarta, terkenal, popular dan bisa dibanggakan  tidak hanya di lingkungan  internal  TNI AU, namun kepada  masyarakat secara luas.Dalam kesempatan tersebut  disinggung  rencana kegiatan dalam rangka memperingati HUT WARA yang ke tahun  2019.

Sementara itu, dalam pembukaan  Halal Bihalal Pater WARA Yogyakarta Kolonel Sus Dra.Swiji Astuti, menekankan arti pentingnya silaturahmi dan menghadiri pertemuan WARA yg diadakan sebulan sekali yang pada hari dimanfaatkan sebagai ajang  Halal Bihalal, untuk saling memaafkan jika dalam setiap penugasan ada yang salah ataupun kurang berkenan dihati para senior dan para pejabat .

” Kami berharap  dalam  penugasan  ke depan WARA dapat berjalan lancar dan bisa menampilkan  yang terbaik “ ungkap Kol.Sus Swji Astuti. Usai pembacaan pengurus  baru WARA periode dilanjutkan  Halal Bi Halal dengan saling memaafkan dalam momen bulan Syawalan. Dyan/Isan R

 

Festival Purbakala 2019: Beri Penghargaan Pelestari Cagar Budaya

Seusai pemberian Penghargaan Pelestari  Cagar Budaya  2019,  foto bersama diberikan kepada  10 pemilik cagar budaya, penghargaan  berupa piagam,plakat dan uang kompensasi Rp.30 juta setelah  dipotong PPh 15%. penerimaan bersih Rp.25.5 juta.|Foto :Isan R| 

Yogyakarta,Elsindonews,-DIY dengan  kekayaan warisan budaya dan sejarah, menjadi saksi  peradaban terlahir,dan tumbuh dan berkembang mengiringi eksistensi Nusantara. Tak bisa dipungkiri kekayaan era purbakala di DIY mampu menarik perhatian arkaelog asing.

Sambutan tertulis Gubernur disampaikan,  Kepala Dinas  Kebudayaan  DIY  Aris Eko  Nugroho, SP.,M.Si dalam pembukaan  Festival  Purbakala  2019,  di Meseum  Sonobudoyo,  Yogyakarta Jumat(14/6/2019).

Menurutnya, perkembangan tehnologi dan informasi komunikasi  ,  memudahkan kepada siapapun untuk mengakses  dengan mudah dan nyaman.Tentu tidak asing lagi dengan generasi Milenial yang lahir  awal 1980-2000 an. Generasi ini ditandai dengan peningkatan penggunaan media dan tehnologi digital.

“ Generasi muda dengan gaya hidup gadget, internet menjadi tantangan. Ke depan akan  ada  kolaborasi yang menghasilkan produk budaya, sejarah maupun informasi purbakala dalam  digital, dan mudah diakses dari mana saja,  kapan siapa saja, oleh siapa saja hanya dengan sentuhan  jari “ ungkap Sultan.

Sementara itu,Kepala  BPCB DIY Dra. Zaimul  Azzah,M.Hum dalam sambutan pemberian  penghargaan kepada masyarakat pemilik atau  pengelola lembaga yang komitmen untuk tetap melestarikan.Dan mendorong masyarakat  mempunyai  rasa bangga  dan menumbuhkan rasa memiliki yang tinggi terhadap  cagar budaya.

Penerima kompensasi  Perlindungan  Cagar Budaya 2019, 1. Rumah Indis milik  F.J. Juda  Adiwidojo,Jl. Kotabaru No. 7, Gondokusuman,Yogyakarta.2. Rumah  Indis  milik Ir.RM  Haruno Suryokusumo, Jl.Serma Taruna Ramli No. 12 Kotabaru,Gondokusuman,Yogyakara.3. Rumah  tradisional milik  Mulatinah, Mangir  Lor RT 01,Sendangsari,Pajangan,Bantul.4.Rumah  tradisional milik Alm.Yusuf Sudirman,Kunden Lor Rt 05,Jambidan,Banguntapan,Bantul.5. Rumah tradisional milik Widiatmoko, B.Sc, Ngrenak Lor Rt.01 Rw 23 Sidomoyo,Godean Sleman.6. Rumah Indis milik Somoharjono,Salakan Rt 01 Rw.01, Selomartani,Kalasan,Sleman.7. Rumah Tradisionil milik Sunarti, Banyubening 2 Rt.01.Rw.11 Bejiharjo,Karangmojo,Gunungkidul. 8.Rumah tradisionil milik  Prof.Suyata,M.Sc., Ph.D, Karanganom II Rt.001 Rw. 005 Ngawis,Karangmojo,Gunungkidul.9.Rumah Arsip Eks Tambang  Mangaan Kliripan,Kliripan Rt.65 Rw.19,Hargorejo,Kokap,Kulon Progo.10. Kantor Kecamatan  Galur,Jl. Raya Brosot No. 27 ,Galur, Kulon Progo. Sedangkan besarnya uang kompensasi Rp.30 juta,PPH sebesar 15% penerimaan bersih Rp.25.500.000,- Aniek SW/Joek/Isan R