Penyembelihan Hewan Kurban di Sejumlah Masjid dan Mushola Sesuai Prokes Ketat

 

Sleman, Elsindonews,–Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban  di sejumlah wilayah  Condongcatur dalam  perayaan   Idul Adha 1442 H,  berjalan lancar, menerapkan prokes secara ketat, masyarakat antusias untuk melaksanakan  penyembelihan sesuai  aturan dari pemerintah.

Lurah  desa  Condongcatur, Reno  Candra Sangaji, dalam peninjauan disejumlah  masjid  mengungkapkan , di sela-sela kunjungan di masjid Sirojuddin,Muhajirin,Quwwatul Islam,Muhajirin dan  Mushola Al-Ikhlas.Rabu,(21/7/2021)

Selama  melakukan paninjauan  di  sejumlah masjid dan mushola  di  Condongcatur, mayoritas telah melaksanakan  sesuai  prosedur  dan peraturan yang dikeluarkan  pemerintah.

” Beberapa masjid dan musholla,  dalam penyembelihan sesuai aturan tidak berkerumun, membatasi  penonton, panitia  mengenakan  masker,pemeriksaan suhu badan, mencuci tangan, menjaga  jarak saat pencacahan daging, tidak membuang limbah jeroan ke sungai, disediakan sumur khusus  limbah,dan alat potong daging/tulang yang bersih,”ungkap  Reno.

Sesuai instruksi Pemkab, Sleman dalam masa  Pemberlauan  Pembatasan  Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pelaksanaan  penyembelihan hewan kurban dilaksanakan 11,12 dan 13  Dzulhijjah 1442 H atau  21,22,dan 23 Juli 2021.

“Saya melihat pelaksanaan penyembelihan  hewan kurban dalam  Idul Adha,  merasa puas dan bangga, menerapkan prokes, walaupun berbeda beda dalam pelaksanaannya, namun saya lihat pelaksanaan sesuai dengan prokes, semua  pada taat peraturan dan disiplin, dan semoga bagi yang shohibul   dan amil menjadikan pahala tersendiri. Semoga masyarakat, dimasa pandemi penyelenggaraan   Idul Adha  dapat dijadikan contoh efektifitas  warga dalam pelaksanaan  dimasa pandemic.“ ungkapnya.

Dari sejumlah hewan kurban di Perumnas  Condongcatur tercatat  Masjid  Quwwatul Islam 5 ekor sapi, Masjid Muhajirin 3  ekor sapi dan Mushola A-Ikhlas  sebanyak 6 ekor  sapi dan 7 ekor kambing. San

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*