Kadiv PAS Beri Semangat dan Apresiasi Penandatanganan Pembangunan Zona Integritas WBK di Rutan Kelas IIB Wates.

 

Kulon Progo,Elsindonews,–Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2021,berlangsung di Aula Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Wates Kabupaten Kulon Progo, Rabu (10/2/2021).

Dalam sambutan, Kadiv Hukum Pemasyarakatan (PAS) Kanwil  Kemenkumham DI Yogyakarta, Gusti Ayu  Putu Suwardani mengingatkan  agar janji  kinerja  tidak hanya  sekedar diucapkan, melainkan  harus  diimplementasikan.

” Kita optimis semua hambatan  dan tantangan akan menjadi peluang yang menguatkan Kementerian  Hukum  dan HAM,mengingat  tantangan  tahun 2021  semakin berat  dalam menghadapi pandemi  Covid-19.” tandasnya.

Penandatanganan Komitmen Bersama Janji Kinerja  dan  Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM dilakukan secara Digital, diantaranya Karubasan Rutan II Wates Moch Bendraningrat, Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Yefta Sangkakala, S.Sos., Kapolres Kulon Progo AKBP Tartono, MBA., Ketua Pengadilan Negeri Wates Fery Hariyanta, SH., Kasi Barang Bukti dan Rampasan Kejaksaan Negeri Wates Hendri, SH., Kepala Rutan II Wates Deny Fajariyanto, Ombudsman dari Yogyakarta Septian Ndita Arya Muqofah dan Kepala Bidang Pencegahan Mal Administrasi.

Selain penandatangan,juga  dirangkaikan Pembacaan  Ikrar dan Pengukuhan  Satuan  Operasional Kepatuhan  Internal  Pemasyarakatan  Rumah Penyimpanan Benda  Sitaan Negara Kelas II Wates dan Rumah Tahanan  Negara  Kelas IIB Wates,pembacaan Deklarasi Janji Kinerja  oleh  Kepala Rutan Wates.

Karubasan Rutan II Wates mengatakan,maksud dan tujudan diadakan penandantangan,  sebagai wujud    komitmen  tercipta  masyarakat  yang bersih dan bebas dari  KKN, sesusai dengan UU No. 28 tahun 1999.

Ombudsman Yogyakarta Septian Ndita Arya Muqofah menjelaskan, deklarasi merupakan komitmen kuat dalam melakukan pencegahan korupsi, dan menciptakan integritas dan memberikan layanan terbaik.

“ Untuk mencegah terjadinya korupsi perlu adanya deklarasi bersama, dengan harapan tercapai WBK sebagai indikator tercapai standar pelayanan publik sebagai amanah undang-undang, standar pelayanan publik harus melibatkan masyarakat.”  kata  Septian

Sedangkan,Kajari Kulon Progo melalui Kasi Barang Bukti dan Rampasan Hendri, SH., mengatakan bahwa selama ini sudah melakukan kerjasama dengan Rutan,dan bersinergi  dengan  Kejaksaan Negeri Wates. ”Kami berharap instansi yang lainnya bisa mencapai WBK.  Semoga apa yang dicanangkan bisa dapatkan yang terbaik dan bisa mencapai WBK. “ ungkapnya. Asw/San

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*