PMI DIY Gandeng Komunitas Jeep Dalam Operasi Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Merapi

Secara simbolis pengurus PMI mengenakan rompi PMI kepada perwakilan Komunitas Jeep Wisata Lereng Merapi sebagai relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan

Sleman, Elsindonews,–Dalam upaya kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Merapi,PMI  DIY menggandeng Komunitas Jeep Wisata  Merapi merupakan  esensi  Gerakan  Palang Merah Indonesia membuka partisipasi  masyarakat  dalam kerja kemanusiaan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PMI Pusat, Sudirman Said dalam  kunjungan di Pos Utama Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Merapi PMI Sleman yang dihadiri  Dewan Kehormataan PMI  Haka Astana di Pakem, Sleman (18/11).

“ Atas nama Pengurus PMI saya mengapresiasi dan penghargaan kepada Komunitas Jeep Wisata Lereng Merapi untuk bersama Relawan PMI  mengantisipasi jika sewaktu-waktu masyarakat membutuhkan”, tutur Sudirman Said.

Menurutnya, Komunitas Jeep, selain memiliki armada dan anggota yang bekerja berasal dari lingkungan Merapi tentu menguasai medan dan jalur evakuasi.

“Keterlibatan Komunitas menjadi efektif dalam operasi kemanusiaan  saat masyarakat harus mengungsi. Selamat berjuang, selamat bertugas untuk kemanusiaan, dan menjadi bagian dari keluarga PMI”, ungkap Sudirman Said secara simbolis mengenakan rompi PMI kepada Komunitas Jeep.

Ditambahkan, tantangan  yang dihadapi    tidak ringan, yakni pandemic  Covid-19, La Nina dan Gunung  Merapi, sehingga protokol kesehatan menjadi  penting .Sesibuk apapun, tetap mengenakan masker, jaga jarak, cuci  tangan untuk diri sendiri,    selalu mengingatkan  kepada masyarakat  termasuk  pengungsi.“ Relawan PMI harus memberikan contoh baik terkait protokol kesehatan kepada masyarakat”, tandas Sudirman Said.

Senada Sekjend PMI Pusat, Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Daldiri untuk tugas kemanusiaan sudah membagi anggotanya sesuai jalur evakuasi sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kami berharap bisa bersinergi, membantu masyarakat.  Komunitas Jeep sudah menjadi relawan karena kita bekerja di daerah rawan bencana. Alhamdulillah kita sudah mempunyai Bapak, dan menjadi  bagian dari PMI  dalam  tugas kemanusiaan” ungkap Daldiri.

Sejak kenaikan  status aktivitas Gunung Merapi menjadi level siaga,  PMI merespons dengan menyiapkan berbagai sarana prasarana,logistik di Pos Utama PMI di Pakem.

“  Armada yang kami siapkan 1 kendaraan amphibi hagglund dari PMI Pusat. 4 tangki, 2 dari PMI pusat. Logistik untuk  menunjang pos utama diantaranya 5 kit peralatan masak, 1 set alat dapur umum, 10 palet kayu, 200 pcs hazmat, 200 pcs face shield, 300 unit paket PHBS, 10 kit tas satgana dan 20.000 masker. Sedangkan dari PMI Pusat telah mengirimkan 500 family kit, 500 terpaulin, 500 selimut dan 200 matras”, papar  Arif Rianto Budi Nugroho, Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI DIY.

Untuk membangun semangat persaudaraan serta kepedulian terhadap kemanusiaan, PMI mengajak insan pers baik media cetak maupun elektronik berperan serta mendiseminasikan dan mewartakan kegiatan kemanusiaan yang dilakukan PMI. Isan R

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*