Pelantikan DPD Partai Golkar DIY : Mengganti Pancasila Dengan Ideologi Lain Harus Berhadapan Dengan Partai Golkar.

 

Setyo Novanto Lantik DPD Partai Golkar DIY
Pelantikan DPD Partai Golkar DIY (Foto:isan )

Elsindonews, Yogyakarta,-Parpol adalah organisasi  bersifat nasional,  yang bersifat nasional, dan dibentuk oleh sekelompok  warga Indonesia, atas dasar kesamakan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan  membela kepentingan politik,dan anggota masyarakat bangsa dan Negara menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan  UUD 1945.Parpol  sebagai pilar demokrasi perlu ditata dan disempurnakan dengan arah  ada dua  hal, utama dapat membentuk sikap perilaku parpol yang terpola atau sistematis sehingga terbentuk budaya politik yang didukung prinsip dasar  system demokrasi. Hal tersebut diungkapkan,  Kepala Kesbangpol,  Agung Supriyanto saat  membacakan sambutan tertulis Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang  berhalangan hadir.Dalam  Pelantikan  Pengurus DP Partai Golkr DIY  Masa Bakti  2017-2020  di Jogja  City Mall, Jalan Magelang ,Yogyakarta, (2/10/2017). Dikatakan,  sikap  perilaku yang memiliki system tradisi dan rekrutmen keanggotaan yang mewadahi pengkaderan parpol  dan kepemimpinan yang kuat.Kedua memaksimalkan fungsi parpol baik fungsi parpol  terhadap Negara   maupun rakyat,melalui pendidikan politik  dan pengkaderan serta rekrutmen politik untuk menghasilkan kader –kader calon pemimpin berkemampun di bidang politik. Sehingga parpol mempunyai peran  pendidikan politik bagi anggota dan masyarakat agar menjadi   warga Negara  yang sadar  dan kewajiban didalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi persatuan  dan kesatuan bangsa untuk kesejahteraan masyarakat.Sementara itu, dalam  sambutanya Ketua  Umum Partai Golkar, Drs.Setya Novanto,menyatakan berbicara masalah berkaitan dengan hubungan antara pusat dan daerah dan kemajuan tentang Yogya tentu memberikan kesan yang berartai bahwa harapan, Partai Golkar khususnya kepada Pak Haryadi untuk sering sering berkomunikasi  dengan Gubernur ,  karena dalam sejarah adalah Sultan pernah menjadi Ketua  DPD, Tingkat I DIY, dan banyak sekali hal –hal bisa kita serap,kita  renung, masalah  yang berkaitan dengan kemajuan-kemajuan   untuk  kepentingan partai-partai ke depan.” Agar  tidak kehilangan arah dan jati diri bangsa  untuk membangun budaya bangsa itulah salah satu dalam mengembangkan demokrasi pancasila.” Ujar  Setya Novanto.Menurutnya,  bagi Partai Golkar walaupun telah ber konsensus  untuk menempuh  jalan demokrasi dalam  kehidupan berkebangsaan dan  kenegaraan, tetapi demokrasi yang diharapkan  adalah demokrasi yang menghormati nilai-nilai budaya bangsa,demokrasi yang menghargai sejarah dan memberi  tempat kearifan local yang menjadi khasanah kejayaan bangsa. Pelantikan pengurus, bukan sekedar momentum pergantian kepemimpinan tetapi sekaligus sebagai ajang konsilidasi dan refleksi diri terhadap kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.Sampai saat poisis Partai Golkar untuk partai Golkar 1 anggota  DPR RI, 8 anggota DPR propinsi,   25  DPRD Kabupaten/Kota. Sedangkan target  ke depan Partai Golkar  anggota  DPR RI,10 DPRD, dan 30 DPR Tingkat kabupaten.Bagi partai Golkar,Pancasila sebagai ideologi Negara  yang  harus  dipertahankan,dijaga  dan diamalkan dalam  kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai  titik temu, dari nilai–nilai budaya luhur tumbuh yang berkembang dalam sanubari bangsa Indonesia.Pancasila tidak bertentangan dengan agama Islam dan agama lainnya. Bahkan  nilai-nilai Pancasila memiliki kesesuaian dengan ajaran luhur yang diajarkan  semua agama. “Bagi  siapapun yang ingin mencoba  mengganti Pancasila sebagai  ideologi negara  maka akan  berhadapan dengan Partai Golkar,” tegas  Setya Novanto. Anjar/Isan

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*