Kominfo Adakan Diskusi Publik “ Bijak Bermedia Sosial” : Kemajuan Teknologi Bagaikan Pisau Bermata Dua

Elsindonews,Yogyakarta,– Era  teknologi informasi terus berkembang ,kehadiran  media sosial  semakin  diperlukan, di samping menjadi sarana komunikasi  dan informasi publik.Pemerintah dapat  memanfaatkan media sosial  untuk  mempromosikan  potensi  investasi  di DIY dalam menarik  investor. Media sosial,  merupakan tuntutan  informasi  cepat dan terupdate setiap saat.Manfaat  media sosial,  adalah semangat  keterbukaan   informasi publik  dalam menyediakan  informasi  yang dibutuhkan  masyarakat. Demikian diungkapkan Kepala Dinas  Komunikasi  dan Informatika DIY,  Ir. Rony Primanto Hari. MT dalam diskusi  publik yang  diadakan Direktorat Kemitraan Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika   di Hotel Santika Premiere,Yogyakarta (31/10/2017).

 

Diskusi publik tersebut bertujuan   menghadirkan kembali pemerintah yang dekat dengan masyarakat dalam upaya menampilkan  pesan-pesan  sesuai  prinsip  revolusi mental dan nawacita serta bijak  dalam menghadapi hoax. Meningkatkan  keterampilan anggota  lembaga komunikasi  sosial  dalam mengemas pesan dan menyebarluaskan konten  informasi  melalui sarana  media. Tampil  dalam diskusi publik bertajuk,” Bijak Bermedia Sosial “ diantaranya, Ismail Cawidu dari Kominfo, Jakarta, dan KRT Drs.H Ahmad  Muhsin Kamaludiningrat.

Menurutnya, lembaga komunikasi  sosial  sebagai mitra kanal dalam  penyebaran konten  informasi publik, dan kebijakan  pemerintah  melalui  media online, media tatap muka dan media tradisional.   Keberadaan kelembagaan  komunikasi  sosial   bagian  dari  kearifan lokal  umumya mengandung  pendidikan, hiburan,informasi  dan kontrol  sosial  yang dalam penyampaian   lebih mempertimbangkan kebudayaan lokal.

“ Teknologi Informasi dan komuniksi  ibarat  pisau  bermata  dua,  di satu sisi membawa  dampak positif jika digunakan  secara benar,  di sisi lain  akan  membawa  dampak negative  jika digunakan  secara salah. Banyaknya penyalah gunanan  media sosial,  salah satunya  penyebaran  berita hoax. ” tuturnya.

Kelembagaan   komunikasi  sosial dapat menjadi  ujung tombak dalam melaksanakan  fungsi  desiminasi  informasi penyangga  budaya   lokal. Baik dari  pinggiran maupun  perkotaan .  Sesuai dengan nawacita,  sebagai upaya  untuk meningkatkan  kapasitas  sumber daya  kelembagaan  komunikasi sosial sebagai  jaringan. Dyan/Isan R

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*