Bakhtiar Ahmad Sibarani Bupati Tapanuli Tengah Siap Songsong Era Baru

 

Setelah resmi dilantik sebagai Bupati Tapanuli Tengah (Taput) pada 24/05/2017 lalu, oleh Gubernur Sumatera Utara H. Tengku Erry Nuradi, M.Si, Bakhtiar Ahmad Sibarani optimis jika dirinya mampu mengemban amanah yang telah dipercayakan masyarakat Taput kepada dirinya.

Mantan Ketua DPRD ini mengatakan, dengan semangat kerja keras dan kebersamaan dia yakin jika ia mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab yang sudah diamanahkan lima tahun ke depan, dalam rangka mewujudkan pembangunan di semua sektor. Untuk itu, bupati berharap, kerjasama serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat Taput. Agar dapat menyatukan seluruh potensi menjadi energy besar yang dapat mengatasi kelemahan, keterbatasan, serta kekurangan. Lantas apa dan bagaimana program kerja yang akan dijalankan sang bupati selama lima tahun kedepan? Berikut wawancara eksklusif Elsindo bersama bupati      terpilih periode 2017-2022 Bakhtiar ahmad Sibarani. Apa yang Anda lakukan  untuk menjadi seorang pemimpin.Mengapa  Anda begitu peduli  dengan Taput sehingga  Anda maju  sebagai bupati?

Sesuai amanah yang diberikan Kabupaten Taput dan setelah  dilantik menjadi Bupati Tapanuli Tengah  dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah oleh Gubernur  Sumatera Utara 22 Mei 2017 , dari awal  kami merasa terpanggil dan peduli  sebagi  putra daerah untukmemajukan  Kabuaten Taput, sehingga  tercipta pemerataan pembangunan yang tujuan akhirnya  dapat  dinikmati  seluruh masyarakat Taput.Tentu saja  hal ini sesuai  dengan Visi Kabupaten Tapanuli Tengah.“Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tenga Yang berkarakter ,Mandiri,Berakhlak  dan Berkeadilan Yang Sejahtera”

Oleh karena itu, kami telah persiapkan konsep pembangunan antara lain, Membenahi birokrasi mulai pembangunan Kantor Lurah/Kepala Desa secara bertahap, pembinaan Aparatur SKPD mulai kecamatan hingga kelurahan/desa agar bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk peningkatan konektifitas dengan membangunan jalan terutama jalan poros, jembatan, pembangunan/rehabilitasi irigasi serta pembangunan perumahan dan kawasan permukiman. Pembangunan Bandara Dr. F.L. Tobing yang akan ditangani Kementerian Perhubungan tahun 2018, menyediakan pendidikan gratis 12 tahun termasuk sarana dan prasarana serta peningkatan kualitas pendidikan, meningkatkan pelayanan kesehatan, menumbuhkembangkan perekonomian rakyat berbasis potensi alam seperti pertanian, kelautan dan perikanan serta pariwisata. Untuk pembangunan pariwisata terutama pembangunan objek wisata, akan kita bangun secara bertahap dengan menggunakan alokasi dana APBD provinsi maupun APBN. Satu hal lagi yang paling penting adalah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah akan fokus dalam hal penanggulangan kemiskinan yang akan diwujudkan melalui pemenuhan rumah bagi masyarakat miskin dan santunan kematian bagi masyarakat Kabupaten Taput.

Apa prioritas utama Anda untuk merubah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai daerah yang diperhitungkan daerah lain?

Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki sumber daya alam yang melimpah. Di bidang pertanian, perkebunan, kelautan perikanan terutama potensi wisata bahari, pantai dan pegunungan yang sangat potensial. Namun sampai saat ini belum optimal. Hampir setengah dari jumlah PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kabupaten Tapanuli Tengah disumbang oleh sektor pertanian, perkebunan serta kelautan dan perikanan. Demikian juga jumlah penduduk Kabupaten Taput yang rata-rata bekerja di sektor pertanian, perkebunan serta kelautan dan perikanan sangat besar yaitu hampir 70%. Sementara jumlah penduduk miskin tahun 2016 sesuai data BPS sebesar 14,58% yang juga kebanyakan di sektor tersebut.

Sehingga prioritas utama yang akan kami lakukan adalah dengan mengoptimalkan pembangunan di sektor pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan serta sektor pariwisata ini. Tentu saja dengan jalan menyediakan jaringan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, penyediaan benih/bibit unggul, hingga sarana dan prasarana produksi pertanian/perkebunan, peningkatan budidaya perikanan, sarana dan prasarana tangkap/pasca tangkap serta pembangunan usaha-usaha maupun industri pengolahan hasil kelautan dan perikanan. Selanjutnya, di bidang pariwisata melalui pembangunan objek-objek wisata dan fasilitas pendukung serta kerjasama terkait paket perjalanan wisata dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten/Kota tetangga.

Bagaimana soal kerukunan beragama khususnya di Taput, dan langkah apa yang akan Anda lakukan guna mempererat tali persaudaraan tersebut?

Saat ini, kerukunan umat beragama di Taput sangat kondusif. Dimana setiap masyarakat dapat melaksanakan kegiatan ibadah secara aman dan tentram. Untuk semakin mempererat tali persaudaraan antar pemeluk agama ini, peran Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) sangat dibutuhkan dalam rangka membangun, memelihara dan memberdayakan untuk kerukunan dan kesejahteraan.

Satu lagi pertanyaan sangat khusus mengenai masih sedikitnya di antara kita yang menyadari bahwa korupsi, narkoba, dan terorisme merupakan musuh yang ingin menghancurkan bangsa. Bagaimana Anda menilai dan menyikapi hal ini?

Korupsi, narkoba dan terorisme adalah penghancur bahkan dapat merusak peradaban bangsa, sehingga pemerintah mengeluarkan PP Nomor 99 Tahun 2012 yang memperketat pemberian remisi bagi kejahatan extraordinary seperti kejahatan narkoba, korupsi dan terorisme. Jutaan anak bangsa mati sia-sia sebagai korban bandar narkoba, jutaan anak bangsa miskin karena korupsi dan teroris telah merusak peradaban dengan praktek kekerasan. Tentu saja untuk menyikapi hal ini diperlukan langkah-langkah yang konkrit seperti, menutup ruang terhadap praktek korupsi dengan menciptakan pemerintahan yang bersih, berwibawa dan inovatif sesuai dengan misi pertama Kabupaten Tapanuli Tengah, menangkal perkembangan penyalahgunaan narkoba dengan pengayom masyarakat, memperkuat fungsi perangkat desa/lingkungan dalam mengawasi dan membina masyarakat, mengadakan kegiatan-kegiatan positif yang rutin setiap tahun seperti perlombaan olahraga di setiap kecamatan untuk menjauhkan masyarakat dari kegiatan penyalahgunaan narkoba dan untuk mewaspadai pengaruh terorisme terhadap masyarakat perlu memperkokoh kehidupan beragama dan budaya. Dimana dalam mengimplementasikannya melalui, menumbuhkembangkan toleransi kehidupan beragama ditengah-tengah masyarakat, mengajak masyarakat dalam pembangunan sosial budaya, menggalakkan kegiatan gotong-royong di setiap kecamatan serta membentuk dan mengembangkan komunitas religius dan budaya.Sebagai bupati, bagaimana masalah ancaman narkoba, pemahaman Anda seperti apa? Apakah narkoba juga menjadi hantu berjalan yang harus kita perangi bersama?

Masalah narkoba tidak ada tempat bagi pengguna di Tapanuli Tengah. Saya selaku bupati sangat serius terhadap hal ini. Dua kali saya memimpin apel pagi gabungan Pegawai Negeri Sipil, selalu saya sampaikan agar para PNS jangan coba-coba menggunakan narkoba. Jika ketahuan maka tidak ada kata maaf, pecat! Jadi seluruh pegawai di lingkungan Pemda Taput apalagi tenaga honorer akan saya tindak tegas jika ketahuan. Karena narkoba sudah menjadi ancaman serius bukan hanya di Taput tetapi di seluruh Indonesia bahkan dunia. Narkoba juga akan merusak generasi muda penerus bangsa dan tatanan sosialnya. Untuk itu, saya berkomitmen akan terus perangi narkoba ini secara sungguh-sungguh bersama para penegak hukum lain baik dari Kepolisian, Kejaksaan maupun masyarakat.

Saat ini pemberantasan korupsi menjadi prioritas Presiden Jokowi. Demikian juga narkoba. Namun fakta di lapangan, korupsi kian menggurita bahkan merajalela. Ibarat dibunuh satu tumbuh seribu. Belum lagi terorisme masih menjadi ancaman serius bangsa ini. Apa pesan moral Anda kepada generasi muda dalam menghadapi tiga musuh tersebut?

Ada tiga pesan yang ingin saya sampaikan. Pertama, saya menghimbau kepada seluruh generasi muda untuk meningkatkan prestasi di bidang masing-masing. Jika ada waktu luang pergunakan pada hal-hal positif bukan negatif. Kedua, saya mengajak kepada generasi muda bangsa khususnya yang ada di Tapanuli Tengah untuk selalu meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Agar mereka mengetahui cita-cita luhur pendiri bangsa ini, sehingga mereka mampu melanjutkan cita-cita tersebut dan tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan bangsanya sendiri. Ketiga, bagi generasi muda untuk tidak mudah terpancing oleh informasi-informasi ataupun isu-isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Karena tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Untuk itu, mari kita semua dapat menahan diri dan menyelesaikan dengan semangat kekeluargaan yang menjadi jati diri bangsa ini.

Terakhir, apa harapan dan masukkan Anda untuk bangsa yang kita cintai ini apa untuk keutuhan NKRI dan Nawacita Presiden Jokowi?

Keutuhan NKRI dapat dijaga melalui dua aspek internal dan eksternal. Aspek internal yang dilaksanakan antara lain Mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari; Menggelorakan semangat Bhineka Tunggal Ika sebagai persatuan bangsa; Menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai konstitusi/UUD 1945; serta Memiliki semangat persatuan yang berwawasan nusantara, yaitu semangat mewujudkan persatuan dan kesatuan di segenap aspek kehidupan sosial, baik alamiah maupun aspek sosial yang menyangkut kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya melalui Aspek Eksternal dengan cara Menyaring budaya barat yang masuk ke NKRI; Mencintai produk dalam negeri; Menjaga wilayah dan kekayaan tanah air Indonesia dari ancaman Negara lain, artinya menjaga seluruh sumber daya alam yang terkandung di dalamnya.

Nawacita dan Program Nasional telah kami jabarkan dalam Visi, Misi dan Program Pembangunan Tapanuli Tengah, demikian juga dalam Tema Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2018 yaitu “Penguatan Infrastruktur Ekonomi dan Peningkatan Pelayanan Dasar yang Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Tema tersebut juga bersinergi dengan Tema RKPD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2018 “Sinergi Pembangunan dalam Memacu Pertumbuhan Inklusif yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing menuju Sumatera Utara Sejahtera”, serta sinergi dengan Tema RKP Nasional Tahun 2018 “Memacu Investasi dan Memantapkan Pembangunan Infrastruktur Untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkualitas”.Semoga dengan adanya keselarasan visi, misi dan Program Pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah dengan Program Pembangunan Provinsi Sumatera Utara dan Program Nasional dalam Nawacita, akan mendukung peningkatan sinergitas kerjasama antara Pemkab Taput dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat, demikian juga dukungan pendanaan APBD Provinsi Sumatera Utara dan APBN.@

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*