Drs.Ronny F Sompie,SH.,M.H : Hadirkan Terobosan Untuk Kepentingan Publik

 

 

Salah satu komitmennya ingin memperbaiki sistem di institusi imigrasi. Termasuk menjalin kerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, BNN, BNPT, Densus 88 dan Dirse Narkoba Polri.Anak Manado kini menjabat sebagai Dirjen Imigrasi ini dahulu sering menghiasi pelbagai macam pemberitaan Polri. Ronny, sapaan akrab adalah Kadiv Humas Mabes Polri 2014-2015 silam.Ronny tercatat sebagai taruna Akpol yang berprestasi. Alhasil, lulusan Akpol 1984 ini diganjar untuk sekolah gratis di institusi kepolisian.

Suami dari Dyah Iswarni dan ayah dari tiga puteri Devi Paramitha, Grace Veronica, dan Merry Apsari ini bercerita, kesuksesannya berkat didikan kedua orang tuanya, yakni Gimon Maxmilian Sompie dan Juliana Unggu Dungus. Sang ayah, Gimon adalah prajurit TNI AL yang selalu kepada Ronny kecil akan pentingnya integritas, kejujuran, memegang teguh kebenaran, dan menjaga nama baik.

Berbekal figur sang ayah yang seorang militer, Ronny berkeinginan untuk menjadi sosok polisi. 30 tahun malang-melintang di Korps Bhayangkara, Ronny sempat menjadi staf keuangan, reserse dan juru bicara. Bahkan, pernah menjadi garda depan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata. Saat itu, menjadi Kapolda Bali dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi.

Yang menarik figur sukses di kepolisian, Ronny nyatanya tetap mencari peruntungan baru di institusi lain. Sewaktu masih menjabat sebagai Kepala Biro Pengawasan dan Penyidikan dengan pangkat Brigadir Jenderal tahun 2012, dia pernah mendaftar untuk mengikuti seleksi pemilihan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun Ronny gagal hijrah dari Mabes Polri ke Kantor KPK.

“Saya kalah dengan salah satu direktur di KPK,” ucapnya saat berbincang dengan Elsindonews.

Ronny mengungkapkan, selain mencoba pindah ke KPK, dia juga sempat maju ke seleksi pemilihan Deputi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sayang, lagi-lagi takdir belum mengizinkan. Meski mengalami kegagalan, bukan membuat Ronny patah arang, dengan dukungan istri dan tiga putrinya kini berhasil menduduki di Dirjen Imigrasi.

Menjadi Dirjen Imigrasi adalah kali ketiga dia mencoba keluar dari Polri, motivasinya saat itu jabatan Dirjen Imigrasi adalah Eselon 1A, setara Baharkam (Badan Pemeliharaan Keamanan), Baintelkam (Badan Intelijen Keamanan), dan badan yang dipimpin jenderal bintang tiga.

“Motivasi saya ikut seleksi adalah kenaikan eselon dan saya tidak menyesal kalau saya kemudian beralih status. Tujuan saya menapaki hidup adalah tanggung jawab saya sebagai putera bangsa,” ujarnya.

Kini, sebagai orang nomor satu di Ditjen Imigrasi, Ronny memiliki ‘pekerjaan rumah’ yang tidak mudah. Dia wajib mengawasi arus lalu lintas manusia dari dalam dan luar negeri sekaligus mencegah aksi kriminalitas antarnegara yang mengancam Indonesia.

“Semua penugasan yang saya lakukan memiliki arti penting bagi perjalanan karir dan pengabdian saya semuanya berasal dari Tuhan. Sehingga seberat apapun tugas saya, Tuhan senantiasa menyertai saya. Karena saya bekerja di ladang Tuhan,” ungkapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*